Heboh 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, KPU: Hoax

Heboh 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, KPU: Hoax

Pemilihan presiden dan Legistalif serentak digelar bulan April 2019. Memasuki tahun 2019 muncul isu menghebohkan yang beredar di sosial media, atas dugaan masuknya surat suara yang sudah tercoblos dari Cina sebanyak tujuh kontainer.


Isu tersebut bermula dari cuitan akun Twitter Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief. Dalam cuitannya ia meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengecek kebenarannya.

“Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah, harap dicek kebenarannya, karena ini kabar yang sudah dipermasalahkan,” katanya melalui akun @AndiArief_, Rabu (02/02/2019).

Mengetahui info tersebut Ketua Komisi Pemilihan Umum, Arif Budiman langsung turun mengecek kebenaran isu tersebut di Bea Cukai Tanjung Priok pukul 23.00, malam itu juga. Hasil pengecekkan KPU tidak mendapati adanya tujuh kontainer membawa surat suara dari Cina tersebut.

Arif mengatakan tidak dipungkiri isu distribusi tipuan ini sudah banyak beredar di sosial media. Namun dirinya sudah mencoba merunut sumber isu.

“Termasuk cuitan Politisi kita juga akan mengecek informasinya. Kami juga sudah melaporkan kasus ini ke Cyber Crime Mabes Polri dan mereka juga sedang melakukan penulusuran ini. Kami berharap seluruh penyebar hoax ini harus ditangkap,” ujarnya.

Persoalan tersebut hingga kini masih menjadi pembicaraan trending topik di Twitter. Dengan kata kunci Hoax di puncak lima trending dan Andi Arif di tingkat 12, pada Kamis (03/01/2019). [www.tribunislam.com]

Sumber : kiblat.net

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel